|
Selanjutnya
Misi Pembangunan Kota
Batam tersebut diterjemahkan
dalam Strategi Dasar
Pembangunan dan Strategi
Bidang Pembangunan Kota
Batam yang secara singkat
dapat dijelaskan sebagai
berikut :
1. Strategi Dasar
Strategi Dasar Pembangunan
Kota Batam adalah :
a. Menciptakan, menjaga,
memupuk dan mengoptimalkan
manfaat dan kesempatan
yang ada dari keunggulan
lokal yang dimiliki
Batam.
b. Memanfaatkan era
globalisasi agar dapat
meningkatkan daya saing
Batam di pasar dunia.
c. Menciptakan peluang-peluang
ekonomi di bidang industri,
perdagangan, pariwisata,
kelautan dan alih kapal.
d. Menjadikan Kota Batam
sebagai Free Trade Zone
dan Free Port dengan
semangat Otonomi Daerah
dalam rangka memantapkan
peranannya sebagai mesin
penggerak pembangunan
Indonesia Bagian Barat.
e. Meningkatkan kemitraan
antara pemerintah dan
masyarakat dalam pelaksanaan
pembangunan.
f. Meningkatkan pelayanan
publik yang kondusif.
Dalam Rangka itu, maka
kebijaksanaan umum pembangunan
Kota Batam ke depan
adalah :
a. Meningkatkan mutu
sumber daya manusia
daerah, terutama agar
dapat mengisi peluang
usaha yang ada, melalui
:
1. Meningkatkan dan
mengembangkan kualitas
pendidikan jalur sekolah
agar sejalan dengan
pertumbuhan dan kemajuan
ilmu pengetahuan dan
teknologi untuk meningkatkan
sumber daya manusia
yang berwawasan IPTEK
dan memenuhi kebutuhan
tenaga kerja.
2. Mengembangkan pendidikan
jalur luar sekolah dan
pelatihan agar memiliki
link and match dengan
kebutuhan pasar tenaga
kerja serta kebutuhan
pembangunan.
3. Mengembangkan aspek
sosial budaya masyarakat
dalam rangka membangun
dan mengembangkan nilai-nilai
sosial baru yang berkenaan
dengan peningkatan kualitas
sumber daya manusia,
seperti pengembangan
wawasan, etos kerja
dan semangat berkarya.
4. Meningkatkan pendidikan
agama, serta meningkatkan
apresiasi kesenian dan
budaya daerah, untuk
mewujudkan sumber daya
manusia yang berwawasan
iman dan taqwa (IMTAQ).
b. Mengembangkan potensial
ekonomi rakyat dan potensi
perekonomian daerah
dengan mengkaitkan ekonomi
antara pusat-pusat pertumbuhan
dengan daerah belakangnya
(Hinterland), melalui
:
1. Mengembangkan kegiatan-kegiatan
ekonomi baru yang berskala
kecil dan menengah oleh
masyarakat yang berada
di daerah hinterland
sesuai dengan kondisi
dan potensi sumber daya
alam yang tersedia.
2. Mengembangkan kemitraan
atas dasar saling membutuhkan
dan saling menguntungkan
antara usaha-usaha yang
ada di Pulau Batam dengan
usaha-usaha ekonomi
masyarakat yang berada
di daerah hinterland.
3. Mengembangkan usaha-usaha
ekonomi masyarakat di
daerah hinterland agar
lebih diversifikatif,
melalui perluasan akses
terhadap permodalan,
informasi pasar, teknologi
tepat guna dan aset
produksi lainnya.
c. Mengembangkan fasilitas/utilitas
serta rekayasa sosial
melalui :
1. Meningkatkan kemampuan
masyarakat agar dapat
memahami arah dan gerak
pembangunan yang sedang
dan akan berkembang
pada masa yang akan
datang.
2. Revitalisasi dan
reaktualisasi nilai-nilai
sosial budaya yang ada
dalam masyarakat agar
dapat dimanfaatkan untuk
lebih memacu dan mendorong
bagi aktifitas, kreatifitas,
inovasi dan motivasi
masyarakat.
3. Menumbuhkembangkan
kelembaban lokal masyarakat
agar dapat berfungsi
dan berperan secara
optimal dalam pembangunan.
4. Memberdayakan masyarakat
miskin dengan mengembangkan
ekonomi kerakyatan.
d. Mengembangkan infrastruktur
fisik kota, melalui
:
1. Meningkatkan kemampuan
infrastruktur fisik
kota Batam baik kualitas
maupun kuantitas secara
merata keseluruh daerah
Kota Batam, terutama
didaerah hinterland
yang relatif masih tertinggal.
2. Mengembangkan infrastruktur
fisik kota yang sesuai
dengan daya dukung yang
ada dan mengacu pada
Rencana Tata Ruang Daerah
Kota Batam yang berwawasan
lingkungan.
3. Membangun fasilitas
kota untuk meningkatkan
pelayanan umum kepada
masyarakat agar tercipta
ketertiban, keamanan
ketertiban, ketentraman
dan kemudahan bagi masyarakat.
e. Menciptakan situasi
yang kondusif untuk
peningkatan investasi
strategis melalui :
1. Melaksanakan program
kerjasama dengan berbagai
bentuk kegiatan yang
diupayakan sedemikian
rupa antara forum kemuspidaan
dengan pihak TNI, aparat
kepolisian, masyarakat
serta organisasi kemasyarakatan
lainnya yang ada di
kota Batam.
2. Melakukan pembangunan
perlindungan masyarakat
yang diwujudkan dengan
pengembangan kemampuan
masyarakat secara terorganisir
untuk berperan aktif
dalam menjaga KAMTIBMAS.
3. Meningkatkan kekuatan
dan kemampuan segenap
komponen kekuatan pertahanan
Kota Batam sesuai dengan
perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi yang dikelola
secara profesional,
agar terwujud keamanan
yang dapat menjaga situasi
Kota Batam lebih kondusif.
|